Ngobrol Asik 2018, Tak Berkategori

#Resensi: Konstelasi Rindu(Farah Hidayati)

Identitas Buku:

Judul: Konstelasi Rindu

Penulis: Farah Hidayati

Penerbit: Pt Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit: 2013

Tebal Halaman: 352 Halaman

ISBN: 978-602-03-0012-2

Burlb:

Akhirnya Rindu Vanila menyandang status mahasiswa arsitektur. Ia akan belajar mendesain bangunan menakjubkan seperti Menara Eiffel, atau gedung pertunjukan seperti Sydney Opera House, atau taman buatan Gaudi, mungkin juga mendesain barisan pencakar langit yang menghutan di New York City, atau mall, atau rumah, tentu saja. Untuk seseorang yang ia kasihi.

Namun di hari pertama kuliah, ia sadar menjadi arsitek tidak semudah yang dibayangkan. Berkutat dengan garis lurus selama seminggu penuh, lembur hanya untuk mengarsir, bukan bagian dari impian indahnya.

Menjadi arsitek, juga menjadi impian Djo, Bening, Langit, Sherin dan Saras. Bersama-sama mereka menjadi bagian dari konstelasi Rindu dalam menjalani kehidupan kampus.

Bagaimana mereka belajar memaknai setitik garis yang menghubungkan impian mereka masing-masing?

——————————————————-

Novel yang sangat menarik, di mana penulis mengangkat tentang mahasiswa arsitek. Cerita dimulai dari Rindu Vanila, yang menjadi mahasiswa arsitektur Universitas Mayapada di Jogjakarta. Rindu nekat berada di Jogja, meskipun Abahnya tidak akan menyetujui keputusannya. Ada alasan lain yang membuat Rindu menentang Abahnya.

Rindu menjalani harinya sebagai mahasiswa arsitek yang punya semangat tinggi. Dia tidak berjuang sendiri, ada Bening, Djo, Saras, Sherin, dan Langit.

Pertemuan pertama Rindu dan Langit dibilang unik.

Rindu yang pada akhirnya tahu kalau Langitlah yang menghilangkan buku agendanya dan mengganti dengan yang baru. Namun menyembunyikan identitasnya. Dan Langit yang akhirnya tahu, jika Rindu punya alasan lain ke Jogja. Ada Ibunya yang terbaring lemah di rumah sakit bertahun-tahun.

Kelebihan: Tema yang diangkat menarik, sehingga aku yang orang awam seolah-olah merasakan menjadi Rindu. Kalimat yang diciptakan pun terasa magis, apalagi jika Rindu dan Langit sedang bersama.

Kekurangan: Sejujurnya, aku sulit memahami cerita ini ketika awal membacanya. Karena penggunaan pov 3 serba tahu yang perpindahannya sangat cepat. Sampai-sampai merasa kurang menikmati di awal cerita. Ada beberapa typo tanda baca dan tanda petik.

Kesimpulan: Cerita ini sangat direkomendasikan buat kamu yang ingin cerita romance, tapi tidak kental. Persahabatan, kekeluargaan, dan cinta.

4 bintang untuk karya yang indah. Semangat berkarya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s