Resensi

#Resensi 4: Di Tanah Lada

Identitas Buku:

Judul: Di Tanah Lada

Penulis: Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie

Editor: Mirna Yulistianti

Jumlah halaman: 254 Halaman

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit: 2015

——————————

Novel yang sangat menarik. Di mana pemeran utamanya adalah Salva. Panggilannya Ava. Tetapi papanya memanggilnya Saliva atau ludah karena dianggap tidak berguna.

Ava ini gadis kecil berusia 6 tahun yang gaya bicaranya tidak sesuai dengan umurnya. Kemana-mana ia selalu membawa kamus pemberian kakek Kia, ayah dari papanya. Kamus itu diberikan saat Ava ulang tahun yang ketiga.

Setelah kakek Kia meninggal, Ava sekeluarga pindah ke Rusun Nero. Tempat yang kumuh, kotor, sempit. Papanya menjual semua harta warisannya demi judi.

Dan di tempat inilah Ava bertemu dengan anak laki-laki yang bernama P. Namanya hanya terdiri satu huruf P.

P juga punya kisah yang hampir sama. Di sinilah pertulangan mereka hingga semuanya berakhir mengejutkan.

Kelebihan: Novel yang luar biasa. Pembaca seolah-olah masuk ke dalam pikiran seorang Ava. Kisah hidup yang cukup miris, dan menimbulkan emosi. Karena sifat papanya yang tak memperdulikan darah dagingnya sendiri.

Kekurangan: Hampir tidak menemukan kekurangan. Tapi, tidak ada karya yang sempurna. Mungkin ending dari cerita inilah yang cukup membuat terkejut. Selebihnya ini cerita yang sangat bagus.

Aku sangat merekomendasikan novel ini. 5 bintang untuk sebuah karya fiksi yang luar biasa.

————————————-

Terima kasih telah membaca.

Tugas resensi novel bulan Februari selesai.

25 tanggapan untuk “#Resensi 4: Di Tanah Lada”

  1. Ending nya knp, mbak Icha? Sad ending or happy ending?
    Judulnya di tanah Lada itu maksudnya ap kejadiannya trjdi di tmpat yg pnuh lada atau gmn ya?
    Hhm…hrsnya bca sendiri ya biar tahu, biar pnsarannya bs trjawab?πŸ˜‚πŸ˜‚

    Disukai oleh 1 orang

    1. Hhmm… judulnya berhubungan sama bagian ending. Dan ending sih menurutku sad ending.
      Tapi, entahlah bagi karakternya. Mereka punya pandangan kehidupan sendiri meskipun masih bocah.

      Penasaran, ya?
      Baca aja gih bukunya.πŸ˜…

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s