Blogger Challenge

#BC72: Maaf, Aku Pernah Berbohong Tentang Ini

Selama hidup, apa kamu pernah berbohong?

Hhmm… tunggu!! Izinkan aku menarik napas sebelum menjawab pertanyaan di atas.

Huh, faktanya aku termasuk orang yang cukup sering berbohong. Meskipun ada alasan dibalik sebuah tindakan. Biasanya sih aku berbohong ketika dalam keadaan terdesak, sulit memilih, atau untuk kebaikan lainnya. Contohnya ketika aku dihadapkan oleh satu peristiwa yang di mana jika aku berkata jujur maka ada pihak yang tersakiti. Nah, di situlah aku beraksi.๐Ÿ’ช

Tetapi apapun alasannya, berbohong memang termasuk tindakan yang tidak terpuji dan salah. Cuma mau bagaimana lagi? Toh, aku hanya manusia biasa yang tidak luput dari khilaf dan dosa.

Tulisanku kali ini akan membahas tentang pengalaman berbohong dan di tunjukkan untuk menyelesaikan tantangan dari blogger challenge.

Upz… tau gak sih? Ini topik dari aku loh. Haha.

Sebenarnya sih aku memberikan pembahasan ini bukan karena aku sering berbohong. Tapi topik tentang berbohong pernah jadi perbincangan menarik ketika aku bergabung di sebuah grup kepenulisan di whatshapSaat itu mereka ditantang menceritakan pengalaman berbohong menggunakan pov aku dengan jujur.

Sungguh.

Cerita yang mereka tulisan sangat menarik, bervariasi, lucu, dan sepertinya sangat jujur. Nah, dari situlah akhirnya aku mengajukan pembahasan pengalaman berbohong. Hhmm… mungkin kadar rasa ingin tahuku dengan para penghuni bc meningkat. Haha.

Cukup basa-basinya ya. Hhmm… dari sekian pengalaman tentang kebohongan. Ada salah satu peristiwa di awal tahun 2012 yang membuatku belum bisa move on. Tepatnya saat itu aku sudah bekerja di sebuah pabrik tekstil di Kota Subang, Jawa Barat.

Untuk pertama kalinya dalam hidup aku berbohong ke wanita yang sangatku hormati demi merayakan malam tahun baru di kota Bandung.

Saat itu aku hanya mengatakan kalau tidak ingin diganggu oleh mama. Karena aku lelah setelah kerja lembur dan pulangnya ke rumah teman yang ingin menginap di kostan. Padahal kenyataannya tidak ada lembur, dan saat itu aku sedang ada di jalan menuju Bandung.

Huh, meskipun saat itu sedikit gerimis tapi tidak menyurutkan niat aku untuk merayakan tahun baru dengan teman-teman. Karena itu pengalaman pertama dalam hidup. Selama ini aku memang terbiasa hidup diatur dan dibatasi oleh larangan dari mama yang menurutku cukup kuno.

Singkat cerita, semuanya berjalan dengan lancar. Aku bisa merayakan pembukaan tahun dengan sahabat baru.

Tapi sialnya karena kehujanan, aku jatuh sakit sampai hampir 2 bulan lamanya. Meski tidak sampai masuk rumah sakit, sih. Cuma aku terasa terganggu dengan kondisi kesehatan saat itu. Karena sudah banyak obat yang aku komsumsi, periksa ke dokter pun sudah aku lakukan. Tetapi, tidak ada reaksi apa-apa. Malah sakitnya nambah parah.

Sampai pada akhirnya aku menyerah.

Aku memberanikan diri untuk bercerita dari A-Z tanpa ada yang aku tutupi. Karena memang saat itu tidak ada hal aneh atau apapun. Aku hanya ingin merasakan melihat kembang api dengan lautan manusia disekelilingku.

Herannya, dua hari kemudian aku sembuh total ketika mendapat obat dari mama. Padahal merknya sama dengan yang pernah aku pakai. 

Hhmm… anehkan?

Aku enggak tahu itu pengaruh kejujuran atau memang sudah saatnya aku sembuh. Tapi saat itu aku sangat senang. Gak akan lagi-lagi deh nekat bermain sama angin malam dan hujan. Apalagi dengan kebohongan.

Nah, jadi amanat yang bisa diambil dari kebohonganku di atas adalah lebih baik berkata jujur meskipun pada akhirnya ending yang di dapat tidak akan sesuai dengan apa yang diinginkan. 

Lagian orang berbohong itu rugi loh. Apalagi jika kita sudah tidak lagi dipercaya karena sering berkata tidak jujur. Sedihkan? Apapun tindakan atau ucapan, akan tetap dinilai buruk.

Aku sudah bercerita tentang kebohongan. Kini giliran kalian, ya. Bagi ceritanya di kolom komentar. Upz, tapi yang jujur loh.๐Ÿ˜…

Terima kasih telah membaca.
 

16 tanggapan untuk “#BC72: Maaf, Aku Pernah Berbohong Tentang Ini”

    1. Hhii.. iya.
      Iya pernah.

      Waktu itu habis lulus sekolah langsung kerja di bagian Quality control dan bertahan sampe 2 tahun.

      Terus juga pernah kerja di SUAI juga. Tapi itu cuma bertahan sampai 4 bulan.๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

      Suka

  1. Wah, crta bohongnya cm 1 ya, hahaโ€ฆ
    Tp tepat sih ya, sesuai jdulnya โ€œtentang iniโ€. Pinter jg Icha, hahahaโ€ฆ

    Utk alasan berbohong mah aku setuju aja dg ulasanmu di atas. Klau pnglaman bohong sy? Gak usah ditanya lg, jlas ada..tp biar kusimpan sendiri aj ah, ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜…๐Ÿ˜„๐Ÿ˜€๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan ke Vera Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s