Celoteh

Untuk Kamu

Benar kata Dilan, rindu itu berat. Apalagi jika rindu itu tiba, aku hanya bisa diam memendamnya seorang diri.

Sebenarnya aku ingin mengatakan sebuah kejujuran tentang apa yang kurasakan sebenarnya. Kalau aku menyimpan perasaan lebih dari sekedar persahabatan. Tapi, apa daya. Aku tak pernah mampu untuk mengungkapkannya.

Aku tak punya nyali untuk ini.

Aku sangat takut.

Jika ketika kamu tahu perasaanku, lalu kamu akan berubah.

Atau …

bahkan pergi dari hidupku.

Ah, mungkin aku memang lebih pantas menjadi seorang pembohong besar.

Bersandiwara seolah-olah aku ikut bahagia, saat kamu memposting foto sketsa wajah perempuan berhijab garis-garis. Aku memang tidak tahu siapa gadis yang kamu lukis itu. Tapi, sepertinya dia sangat berkesan di hatimu. Terbukti dari ucapan manis yang mengiringi semuanya dan komentar yang masuk juga telah membuktikan siapa dia sebenarnya.

Ah, ini benar-benar sangat menyakitkan.

Tapi, apa yang bisa aku lakukan?

Aku tidak ingin kehilanganmu.

2 tanggapan untuk “Untuk Kamu”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s