Ngobrol Asik

#Cerpen : Alika

“Aku sayang sama kamu lebih dari seorang sahabat.”

“Aku juga sayang sama kamu,” jawabnya cepat tanpa ragu, “tapi, aku enggak bisa berpacaran denganmu.” 

“Ke-kenapa?”

“Lebih tepatnya, aku enggak mau. Kamu sahabat terbaikku. Kalau kita pacaran, lantas apa? Putus? Aku tidak mau kehilanganmu.”

Jawaban Alika membuatku tersenyum, cukup kecewa memang. Tapi, aku lega karena telah berani mengutarakannya. Empat tahun sudah aku memendam rasa untuk Alika. Dan saat ini, aku baru berani mengungkapkannya. Perlahan, aku berjalan dua langkah di depan Alika. Dia mengekor mengikutiku.

Aku mendongakkan wajah ke arah langit yang mulai nampak hitam dan gelap. Alika menarik-narik bagian bawah kaos hitam yang kupakai.

“Revan, kamu marah ya?” tanya Alika pelan.

Aku membalikkan badan, kuangkat wajah Alika untuk menatapku. Ada rawut khawatir yang dia tunjukkan. Sepertinya, dia akan berpikir kalau aku akan marah karena keputusannya.

“Tidak Alika. Apapun keputusanmu, aku akan menerimanya,” ujarku pelan.

Matanya kini berbinar. Dia meraih kedua tanganku, digenggamnya erat.

“Sungguh?!”

Aku mengangguk. Ya, aku akan selalu mencintai Alika dengan cara dan keadaan apapun. Bagiku, memiliki atau dimiliki itu tidaklah penting. Cukup dia tahu tentang perasaanku saja, itu sudah membuatku bahagia.

Tanpa sadar, Alika memelukku erat. Membenamkan wajahnya di atas dada bidang milikku.

Ku acak rambutnya, membuat dia memberenggut kesal. Alika mengejarku yang sudah lari lebih dulu di depannya. Dia meneriakkan namaku, rambutnya yang diikat kuda berayun dengan indah. Aku tersenyum ketika dia berhasil memeluk erat tubuhku. Kami tertawa, ketika ombak membuat rok merah jambunya basah.

“Revan, kenapa kamu menyukaiku?” tanya menyidik.

Aku memicingkan mata, hembusan angin di pantai lepas membuat rambut Alika menampar wajahku. Lagi-lagi dia tertawa lepas.

“Apakah aku harus memberikan alasan? Aku mencintaimu tanpa alasan apapun Alika.” Lagi-lagi aku mengacak rambutnya. Kami berkejaran di tepi pantai.

—————————————-

Entahlah, aku sendiri tak yakin.πŸ˜…πŸ˜…

Yang penting selesai. Haha.

Ini posting-an terakhir dari 9 Hari Menulis Asyik 3 Kisah. Dan sampai jumpa di challenge selanjutnya tahun depan.πŸ˜…πŸ˜…

Eh, aku masih tetep nulis loh. Mungkin, bakal jarang sih. Pengen ngejar Ayu di Wattpad. Terus kangen juga sih nulis di situ. Haha.

Terima kasih telah membaca.

4 tanggapan untuk “#Cerpen : Alika”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s