Obrolan Ringan

#OR : Talking About My Frist Love

Hai pembaca tersayang.๐Ÿ˜™

Sesuai dengan judul di atas, aku akan berbicara tentang cinta pertama.๐Ÿ˜

Hayoo … apa yang ada di benak kalian jika membicarakan tentang cinta pertama?

Lagukah?

Atau, seseorangkah?

Atau bahkan, film yang dibintangi oleh Bunga Citra Lestari.๐Ÿ˜… haha. Pasti setiap individu punya gambaran tersendiri tentang cinta pertama. Begitu juga aku.

Cinta pertama itu mengingatkan aku pada seseorang yang saat itu sangat aku sayangi. Dan sampai sekarang aku masih sulit melupakannya. Entah kenapa, bayangan wajahnya dan semua tentang dia, melekat sempurna dalam ingatan. Membekas dan sulit tergantikan.

Jadi gini, aku mau cerita sedikit tentang awal pertemuanku dengan si cinta pertama. Haha.

Semua bermula, saat dia masuk ke ekstrakurikuler yang sama denganku. Kebetulan saat itu aku menjadi dewan kerja, sedangkan dia murid kelas X. Waktu itu aku selalu di buat kewalahan menghadapi sifatnya yang jahil. Ada saja tingkah lakunya yang membuat aku sering kali malas mengurusi kelompok putra. Lalu, menyerahkan tugasku kepada kawan yang lain. Dia selalu punya cara menggodaku. Tapi, dari situlah kami jadi dekat.

Dia juga selalu hadir di kantin dekat kelasku. Padahal, jarak dari kelasnya ke kantin yang dekat denganku cukup jauh.๐Ÿ˜…

Lalu, saat kami semua mengadakan perkemahan di kota Cirebon. Dia dengan sengaja meminjam ponselku.

“Kak, pinjam ponselnya dong. Aku mau menghubungi mama di rumah. Pulsaku habis,”ujarnya.

“Ini, Dek.”

Nah, setelah berkutak katik dengan ponsel milikku. Dia mengembalikannya lagi.

“Makasih, Kak.”

Ku kantongi ponsel milikku. Beberapa menit kemudian, ponsel itu bergetar dan ku lihat sebuah pesan masuk.

Terima kasih ya, kak. Nomornya aku simpan.

Aku benar-benar kaget. Ternyata, dia meminjam ponselku untuk mencuri nomor milikku. Haha.

Waktu terus berlalu, kami jadi semakin dekat. Dia selalu menghubungiku, bahkan menelponku tiap malam. Sampai akhirnya kami menjalin persahabatan. Tapi, hubungan kami tidak berhenti di situ saja. Dia … akhirnya berani mengungkapkan perasaannya kepadaku.

Dan aku juga tidak semudah itu menerimanya. Kami masih anak SMA. Tapi, setelah melakukan berbagai pertimbangan. Akhirnya, aku memutuskan untuk menerimanya. Hubungan kami berlangsung sehat. Punya pacar dijadikan semangat belajar.

Tak terasa, hubungan kami menginjak tahun kelima. Tetapi, takdir ternyata berkata lain. Kini, dia telah memilih bersanding dengan orang lain.

Nah, jadi kesimpulan dari cerita cinta pertamaku adalah hubungan yang lama tidak menjamin apakah dia jodoh kita atau bukan.

Nah, itu pengalaman cinta pertamaku. Mana pengalaman cinta kalian?

Terima kasih sudah membaca.๐Ÿ˜™

6 tanggapan untuk “#OR : Talking About My Frist Love”

Tinggalkan Balasan ke Abdul Jalil Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s