Celoteh

Teruntukmu Wahai Masa Lalu.

Wahai masa laluku …
Apa kabar duhai dirimu?

Apa kau baik-baik saja tanpa aku?

Kau tahu? Aku rindu …
Aku rindu masa-masa dulu

Saat kau masih bersamaku

Aku rindu kisah kita dahulu

Saat kau masih menjadi milikku

 

Kau tahu? Aku terluka 

Saat kau memilih pergi tanpa kata

Tanpa ucapan perpisahan

Tanpa beriku kepastian
Kepergianmu tetap ku hargai

Melepasmu tetap ku akui

Meski tak mudah

Tapi ku coba untuk pasrah

 

Ku sadar, kau hanya bagian dari perjalanan

Yang akan terus hidup dalam kenangan

Tak lagi menjadi tujuan

Bahkan menjadi masa depan
Aku rindu … hanya sebatas itu

Aku tahu semua telah berlalu

Kisah kita yang dulu menggebu

Kini menyisakan butiran debu
Duhai masa laluku

Terimakasih telah mengajariku

Tentang luka dan pilu

Dan tentang bagaimana berbagi kalbu
 

8 tanggapan untuk “Teruntukmu Wahai Masa Lalu.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s